Cara Menanam Buah Naga

3 min read

Cara Menanam Buah Naga

Dalam menanam buah tentu diperlukan metode khusus agar tanaman itu tumbuh dengan subur dan sempurna. Tanaman tersebut juga tidak mudah layu atau mati. Sama halnya dengan cara menanam buah naga yang sebenarnya cukup mudah dan sederhana. Budidaya buah naga di kebun atau lahan yang luas, atau bisa juga hanya menggunakan pot bisa dilakukan dengan mudah.

Buah naga akan berbuah ketika usia tanaman sudah mencapai 7-10 bulan. Jika tanaman Anda tumbuh dengan baik, maka saat usia tanaman baru 5 bulan buahnya sudah mulai tumbuh. Sebelum mulai menanam tentu kita harus memilih bibit buah naga dengan hati-hati. Namun masih ada saja tanaman yang layu/mati walaupun bibitnya berkualitas. Biasanya karena tanaman terkena serangan hama/penyakit.

Ada banyak jenis buah naga yang tumbuh dengan baik di Indonesia, tetapi yang paling populer adalah buah naga putih, ungu dan merah. Sedangkan jenis buah naga yang paling banyak ditanam adalah buah naga putih dan juga merah. Untuk buah naga kuning biasanya harganya lebih mahal di pasaran. Buah naga putih, menjadi jenis buah yang lebih mudah ditanam.

Berikut ini beberapa cara menanam buah naga yang bisa Anda lakukan, agar tanaman cepat berbuah :

Tips Mempersiapkan atau Memilih Bibit Buah Naga

Tips Memilih Bibit Buah Naga
Tips Memilih Bibit Buah Naga

Jika Anda ingin membuat bibit buah naga bisa dilakukan dengan dua cara yaitu dengan cara stek atau mengambil dari biji. Stek atau vegetatif menjadi cara yang paling baik karena hasilnya akan sama dengan indukannya. Pilih induk yang kualitasnya bagus agar hasil buahnya nanti juga bagus.

Namun jika tak ada indukannya, Anda bisa membeli bibit buah naga di toko tanaman. Ciri bibit yang bagus adalah memiliki tunas minimal 4 tunas, umurnya 2 bulan atau lebih, tingginya kurang lebih 50-80 cm, batangnya berwarna hijau dan sehat, tidak ada ciri penyakit, dan sebagainya.

Cara membuat bibit buah naga dengan cara distek bisa dengan cara berikut :

  • Memilih induk yang bagus minimal pernah berbuah 4 kali, ukuran batang 50-80 cm, batangnya berwarna hijau kelabu, sehar, tua, dan keras. Calon bibit tak boleh berbau atau terkena penyakit.
  • Potong batang hingga 80-120 cm lalu sisakan induknya supaya tetap tumbuh. Sekitar 80%nya Anda gunakan untuk bibit.
  • Potong batang yang sudah distek dengan panjang 20-30 cm. Potong rata bagian atasnya dan potong secara meruncing bagian bawahnya. Pangkal bawahnya akan menancap di tanah.
  • Bagian bawahnya celupkan ke fungisida supaya menghindari penyakit.
  • Gunakan perangsang akar dan oleskan ke bagian pangkal batang bagian bawah. Kemudian tancapkan pada bedengan/polybag yang sudah diisi dengan media tanam sekitar 5 cm. Media tanah yang baik adalah kompos, tanah dan sekam padi. Perbandingan ketiganya yaitu 2:1:1,5.
  • Buat pelindung untuk melindungi stek batang.
  • Siram stek minimal 2 kali sehari yaitu pagi dan sore.
  • Buka pelindung jika tunas pertama sudah muncul supaya tanaman terkena sinar matahari.
  • Pindahkan tunas ke tiang panjat jika tingginya sudah mencapai 50-80 cm. Tunggu sampai 3 bulan. Jika tunasnya tak muncul maka tanaman tidak berhasil tumbuh dengan baik.

Cara Menanam Buah Naga Agar Cepat Berbuah

Cara Menanam Buah Naga Agar Cepat Berbuah
Cara Menanam Buah Naga Agar Cepat Berbuah

Sebelum menanam buah naga Anda harus memiliki lokasi tanam yang tepat terlebih dahulu, kemudian buat tiang panjatan dan membuat lubang tanam. Setelah itu barulah masuk ke proses penanaman buah naga. Cara memindahkan bibit buah naga dari polybag ke pekarangan atau kebun diantaranya yaitu :

  • Dibutuhkan 1 tiang panjat 4 bibit buah naga. Cara menanamnya yaitu dengan mengelilingi tiang panjat dengan jarak sekitar 10 cm.
  • Lubang tanam yang telah dibuat sebelumnya digali kembali dan campurkan dengan tanah, pupuk serta pasir. Tingkat kedalaman tanahnya sekitar 10-15 cm.
  • Pindahkan bibit ke tanah yang sudah digali tadi dari polybag.
  • Timbun dengan menggunakan tanah yang padat.
  • Batang pada keempat bibit tersebut diikat hingga menyatu dengan tiang. Lakukan pengikatan terus saat buah naga sudah memanjang sampai sekitar 20-30 cm.
  • Jika tanaman mulai bercabang maka bagian tunasnya dipotong sebelum sampai ke puncak tiang panjatan. Sisakan satu tunas saja. Buah naga bisa bercabang banyak jika sudah sampai di tiang panjatan. Pada umumnya terdapat 5 cabang.

Cara Merawat Tanaman Buah Naga

Faktor paling penting dalam menanam suatu jenis tanaman adalah di tahap perawatan. Hasil tidak akan baik jika tanaman tidak dirawat dengan baik. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat merawat buah naga, yaitu :

  • Proses Pengairan

Siram tanaman setiap pagi dan sore dan setiap 2 kali sehari, usahakan supaya airnya tidak menggenang.

  • Proses Pemangkasan

Pangkas tunas dan sisakan 1, di awal pertumbuhan hingga pohonnya mencapai ujung tiang panjatan. Tujuannya supaya tanaman buah naga ini cepat tumbuh. Pangkas tunas yang tak diperlukan jika tanaman sudah dewasa. Pangkas juga tunas yang busuk atau yang terkena penyakit. Timbun di dalam tanah agar tak menular ke tanaman lain.

  • Proses Pemupukan

Gunakan pupuk kandang dari kotoran ayam sebelum tanaman mencapai ujung tiang panjatan. Lebih bagus lagi kotoran yang telah difermentasi dan sudah kering.

  • Pembersihan Rumput/Gulma

Tujuan untuk pembersihan ini adalah supaya penyerapan pupuknya lebih maksimal, karena nutrisi pupuk akan terbagi dengan rumput jika di sekitarnya terdapat rumput.

  • Membasmi Hama

Hama yang berupa ulat/bekicot masih bisa dibersihkan dengan cara manual. Sedangkan hama yang berupa kutu putih atau cendawan bisa dibersihkan dengan biopestisida yang Anda buat sendiri.

Cara membuatnya adalah dengan mencampurkan beberapa bahan yaitu daun pahitan, limbah tembakau serta air. Perbandingan dari ketiganya yaitu 1:1:2. Masukkan ke dalam wadah ketiga bahan campuran itu kemudian diamkan selama sebulan penuh.

  • Pastikan Tanaman Mendapat Cahaya Matahari yang Cukup

Tanaman buah naga merupakan jenis tanaman kaktus yang tidak boleh disimpan di tempat gelap. Bahkan Anda bisa menambah cahaya buatan untuk mempercepat buah tersebut panen. Buah ini juga bisa berbuah tidak di masa panen. Bahkan ada buah naga yang bisa berbuah sepanjang tahun, yaitu buah yang yang tumbuh di Banyuwangi.

Panen Buah Naga

Panen Buah Naga
Panen Buah Naga – Foto: Solopos.com

Pada bulan ke 10 buah naga putih baru berbuah dan pada bulan ke 8 buah naga merah baru berbuah. Secara umum ukuran buah naga ini sekitar 400-700 gr. Jarak diantara buah yang telah matang dengan bunga adalah sekitar 35 hari. Buah yang sudah matang warnanya akan menjadi merah pekat.

Jika disimpan di suhu ruangan buah ini tahan selama 10 hari, tetapi jika disimpan di dalam kulkas bisa sampai sebulan lamanya.

Kini semakin banyak orang yang mempraktekan cara menanam buah naga ini. Tak perlu lahan yang terlalu luas, karena banyak juga orang yang menanam buah naga di halaman rumah, pekarangan atau kebun rumah mereka yang ukurannya tidak terlalu luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *