Cara Menanam Cabe Rawit Dari Biji

3 min read

Cara Menanam Cabe Rawit Dari Biji

Tanaman bumbu dapur ini banyak digunakan sebagai bahan penyedap, pelengkap atau bahan sambal. Rasanya yang pedas sangat disukai oleh para pecinta cabe atau makanan-makanan pedas. Bahkan suatu olahan makanan akan terasa hambar jika tidak menggunakan cabe rawit ini. Manfaat dari cabe rawit juga banyak, misalnya anti jamur, mengatasi migren atau sakit kepala, anti inflamasi dan sebagainya.

Semakin banyaknya jenis-jenis makanan kekinian yang rasanya pedas, membuat penggunaan cabe rawit ini juga menjadi semakin meningkat. Hal itu juga membuka peluang yang cukup besar bagi para petani cabe dan industri percabean. Anda bisa menggunakan cabe rawit biji sebagai bibit awalnya, jika ingin hasilnya maksimal.

Cara penanaman atau budidaya cabe rawit sangatlah mudah dan juga praktis. Apalagi dalam menanam tanaman yang satu ini tidak diperlukan lahan yang luas. Selain itu cara merawat tanamannya pun mudah. Itulah sebabnya banyak orang yang senang menanam cabe rawit tersebut. Ada beberapa cara menanam cabe rawit dari biji dengan menggunakan media polybag misalnya.

Cara menanam cabe rawit dari biji bisa ditempuh dengan beberapa cara sebagai berikut :

Pilih Bibit Cabe Rawit Unggul Terlebih Dahulu

Kualitas dan hasil tanaman pada tanaman cabe rawit bergantung pada bibit yang digunakan. Itulah sebabnya pemilihan bibit unggul saat berbudidaya menjadi poin penting. Jika bibit yang dipilih jelek maka hasilnya pun kurang lebih akan sama. Dalam memilih bibit cabe unggul bisa dimulai dengan memilih bibit yang seragam.

Jika bibit-bibit yang dipilih itu sebagian hidup dan sebagian mati maka hasilnya tidak akan bagus atau kualitasnya kurang bagus. Lain halnya dengan tipe bibit unggul, maka semua bibit akan tetap bertahan hidup dan tidak ada yang mati.

Syarat Memilih Biji Cabe untuk Dijadikan Benih

Syarat Memilih Benih Biji Cabe
Foto: 123rf.com

Dalam memilih bibit cabe rawit yang unggul tidak harus membeli tanaman cabe terlebih dahulu. Namun Anda bisa memilih beberapa biji yang memenuhi syarat untuk dijadikan bibit. Berikut ini beberapa syarat dalam memilih biji yang akan digunakan sebagai bibit :

  • Mengambil biji cabe yang dipetik di bagian cabang bawah tanaman. Biasanya jenis biji ini akan tumbuh dengan mudah setelah penyemaian selesai.
  • Pastikan memilih biji dari cabe yang telah matang dan memiliki tampilan kulit yang mengkilap.
  • Sebaiknya pilihlah biji cabe rawit yang ukurannya lebih besar dari cabe lainnya.
  • Tentu saja, biji yang akan dijadikan benih cabe tersebut tidak memiliki bintik, harus bersih, dan tidak terkena penyakit/hama.
  • Yang tidak kalah penting, pastikan mengambil biji cabe dari tanaman yang memiliki ranting, batang, dan juga daun yang subur.
  • Selanjutnya adalah memilih biji cabe dari tanaman yang usianya kurang lebih sudah 7-8 bulan. Tujuannya adalah supaya pertumbuhannya maksimal.
  • Terakhir, usahakan mengambil benih biji cabe dari tanaman yang memiliki buah yang lebat.

Membuat Benih Cabe Sendiri

Langkah berikutnya setelah memilih jenis biji cabe yang bagus dan berkualitas adalah dengan membuat benih cabe sendiri. Caranya mudah, Anda hanya tinggal menyayat cabe secara perlahan dan jangan sampai merusak bagian bijinya. Kemudian kumpulkan beberapa biji tersebut sambil dibersihkan bagian daging buahnya.

Setelah itu rendam biji dengan air tapi pilih biji cabe yang sudah tenggelam saja, jangan memilih biji yang sudah mengapung. Tiriskan biji-biji itu dengan cara diangin-anginkan atau dikeringkan. Namun jangan sampai terkena sinar matahari langsung. Jika biji-biji itu sudah dalam keadaan kering, maka biji siap disemai.

Melakukan Proses Persemaian Cabe Rawit

Melakukan Proses Persemaian Cabe Rawit
Foto: Kabartani.com

Cara menyemai cabe rawit diawali dengan merendam biji di dalam air hangat, Anda bisa mendiamkannya selama 30 menit saja. Kemudian lanjutkan proses perendaman dengan memakai larutan yang tujuannya adalah untuk merangsang pertumbuhan akar. Proses ini dilakukan selama sehari semalam saja.

Jika terdapat biji yang terlihat mengapung maka sebaiknya jangan menggunakan biji itu dan buang saja. Biji yang mengapung tadi tidak akan tumbuh dengan maksimal, jadi akan sia-sia. Setelah semua proses selesai dilakukan, Anda bisa menggunakan kain basah lalu diamkan lagi selama semalam.

Gunakan wadah semai yang berbahan plastik dan lubangi bagian bawahnya dengan ukuran sekitar 10 cm saja. Media semainya bisa dengan memakai pupuk kandang atau pasir dengan perbandingan 1:1. Setelah itu siram kembali dengan cairan perangsang untuk akar tadi. Lakukan proses persemaian ini satu demi satu dan beri jarak pada masing-masing biji.

Tujuannya agar benih bisa dicabut dengan mudah ketika dipindahkan ke polybag. Tutup persemaian dengan plastik yang sangat tipis. Jaga juga media kelembapan persemaian dengan menyiramnya secara teratur. Lalu letakkan persemaian pada tempat teduh. Pindahkan benih ke polybag jika sudah mulai tumbuh daun sekitar 4 helai.

Cara Menanam Cabe Rawit

Cara Menanam Cabe Rawit Dari Biji

Siapkan media penanaman terlebih dahulu dengan cara mencampurkan pupuk kandang dan juga media tanah, yang ditambahkan dengan pupuk kompos. Gunakan perbandingan 1:1:1. Selanjutnya masukkan media ke dalam polybag yang ukuran diameternya 30 cm saja. Siapkan polybag ini sekitar 2 minggu sebelum memulai proses penanaman.

Seminggu setelah pra penanaman, siram medianya terlebih dahulu dengan memakai larutan perangsang yang merangsang pertumbuhan dari tanaman itu sendiri. Setelah itu pilih bibit semai yang berkualitas lalu cabut dari tempat persemaian tadi. Proses selanjutnya adalah memindahkan ke polybag.

Memanen Cabe Rawit

Setelah semua proses dilakukan, kini saatnya Anda panen tanaman cabe rawit tersebut. Cara menanam cabe rawit dari biji ini cukup mudah dan kurang lebih sama dengan cara menanam dengan benih lainnya.

Tanaman cabe yang ditanam dengan menggunakan bibit biji, akan berbuah saat usianya sudah mencapai 3 bulan. Anda bisa mulai panen saat usia tanaman sudah mencapai 6 bulan. Usia tanaman cabe ini bahkan bisa mencapai 24 bulan dengan frekuensi masa panen yang berlangsung antara 15-18 kali.

Semakin tua usia tanaman cabe rawit ini, maka produktivitasnya juga akan semakin menurun dan tidak akan ekonomis lagi untuk dipelihara. Biasanya orang yang menanam tanaman cabe ini akan hanya memelihara sekitar 12 bulan saja. Jumlah penghasilan saat panennya disesuaikan dengan jumlah penanaman tanaman cabe itu sendiri.

Waktu panen pada tanaman ini bisa pagi atau bisa juga sore hari. Cara panennya yaitu dengan memetik cabe sekaligus tangkainya. Buah cabe dari tanaman ini memiliki bentuk yang ramping tetapi berisi. Ciri dari buah cabe ini biasanya memiliki rasa yang sangat pedas, dan memiliki nilai jual tinggi dibandingkan dengan buah cabe yang ukurannya besar tetapi kopong.

Cara menanam cabe rawit dari biji terbilang yang paling mudah, karena Anda hanya tinggal memilih dan membuat benih cabe sendiri dari biji. Keuntungan dalam menanam cabe rawit adalah tidak perlu membelinya di pasar apalagi jika harga cabe rawit sedang melambung tinggi. Biasanya dari segi rasa pun lebih enak dan pedas.

 

2 Replies to “Cara Menanam Cabe Rawit Dari Biji”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *