Cara Menanam Daun Bawang

3 min read

Cara Menanam Daun Bawang

Daun bawang merupakan salah satu jenis sayuran yang sering dijadikan bumbu pelengkap atau penyedap yang akan menambah rasa gurih pada olahan masakan apapun. Selain itu, tanaman ini juga mengandung berbagai manfaat diantaranya sebagai sumber zat besi, kalium dan sangat baik untuk penderita penyakit jantung. Daripada terus-terusan membeli tanaman yang serbaguna ini, tak ada salahnya untuk menanam sendiri di rumah.

Tak perlu lahan yang luas, Anda bisa menanam Daun bawang di dek kecil ataupun di jendela rumah. Cara menanam daun bawang pun terbilang mudah, Anda bisa menggunakan polybag atau pot kurang lebih sama saja. Jenis benih yang dibutuhkan dalam menanam daun bawang ini juga sama, pilih benih yang berkualitas bagus. Supaya hasilnya pun sama bagusnya.

Daun bawang akan tumbuh dengan baik di daerah dataran tinggi yang memiliki rentang ketinggian 900-1700 mdpl. Tapi, bagi Anda yang berada di dataran rendah tak perlu khawatir karena tanaman ini juga masih bisa tumbuh diketinggian sekitar 250 m dpl dengan suhu udara harian yang ideal tidak lebih 25°C.

Cara menanam daun bawang yang akan dijelaskan berikut ini adalah cara menanam dengan menggunakan pot atau polybag, berikut langkah-langkahnya :

Menyiapkan Benih Daun Bawang

Benih Daun Bawang
Benih Daun Bawang – Foto: wikimedia.org

Jenis tanaman daun bawang yang paling banyak dibudidayakan adalah jenis daun bawang bakung. Pemilihan benihnya bisa dengan menggunakan biji atau dengan cara distek. Sebelum mulai menyemai benih, Anda harus membuat media persemaiannya terlebih dahulu. Cara menyemai benih daun bawang diantaranya yaitu :

  • Tebarkan benih daun bawang jika media persemaiannya berupa bedengan. Buat persemaian di dalam alur yang memiliki kedalaman kurang lebih 1 cm dengan alur 10 cm.
  • Simpan benih daun bawang di dalam wadah sekitar 1-2 benih saja jika media persemaiannya menggunakan polybag. Tanam dengan kedalaman 10 cm saja.
  • Gunakan karung goni untuk menutup tempat persemaian yang telah dibasahi. Bisa juga dengan menggunakan daun pisang. Buka penutuk persemaian jika benih sudah mulai berkecambah.
  • Lakukan penyiraman setiap pagi dan sore hari setiap harinya. Tambahkan ZA, pupuk urea atau pupuk cair organik. Larutkan ke dalam air jenis pupuk tersebut. Setelah itu siramkan ke dalam media semai. Sebelum mulai disiram encerkan dahulu pupuk jika Anda menggunakan pupuk cair.
  • Pindahkan ke tempat pembesaran jika bibit telah berusia 2 bulan dan tingginya sudah mencapai 10-15 cm.

Menyediakan Media Tanam Daun Bawang

Dalam menanam daun bawang ini Anda bisa menggunakan media tanam pot atau bisa juga polybag. Media tanam yang nanti digunakan harus menggunakan tanah yang mengandung bahan organik, poros, gembur dan juga subur. Selain itu gunakan juga tanah yang memiliki tingkat keasaman sekitar pH 6,5 dan 7,25.

Apabila Anda menggunakan media tanam pot/polybag maka Anda bisa menggunkan tanah, kompos dan arang sekam. Perbandingan dari ketiganya yaitu 2 : 1 : 1. Bisa juga dengan menggunakan tanah dan pupuk kandang yang perbandingannya 2 : 1. Aduk media tanam yang Anda siapkan itu dengan merata.

Selanjutkan masukkan ke dalam pot yang sudah Anda siapkan sebelumnya. Media tanam tadi harus dibuat padat, dan Anda bisa memadatkannya dengan tangan. Namun jangan menginjak media tanam itu karena teksturnya akan terlalu padat. Gunakan ukuran  0.08 x 30/15 x 30 jika Anda menggunakan polybag.

Ukuran sebesar kaleng cat 5 kg bisa Anda gunakan jika penanaman daun bawang ini dilakukan dalam pot.

Cara Menanam Daun Bawang

Bibit akan langsung ditanam jika penanaman daun bawang ini dilakukan secara organik. Namun jika Anda menggunakan cara non organik maka bibit bisa direndam dengan larutan fungisida sebelum mulai menanamnya. Gunakan dosis rendah pada saar Anda merendam bibit. Lakukan selama 10-15 menit dengan dosis anjuran sekitar 30-50%.

Tujuan dari dosis rendah tersebut adalah supaya terhindar dari serangan jamur yang menyerang akar. Setelah itu buat lubang tanam pada pot/polybag yang sudah Anda siapkan tadi. Tingkat kedalamannya yaitu 10 cm. Masukkan bibit-bibit tanaman ke dalam satu wadah untuk satu tanaman saja. Posisinya harus tegak dan berdiri.

Selanjutnya tutup media tanam sampai kuat dan mencengkeram. Supaya selalu dalam keadaan lembab Anda bisa menyiram bibit tersebut. Waktu penanaman yang baik adalah setiap pagi dan sore hari. Pada saat matahari sedang bersinar tidak terlalu terik Anda bisa menanam tanaman ini. Tujuannya supaya laju respirasi dan juga suhu udara tidak menjadi terlalu tinggi.

Simpan pot/polybag di tempat yang terdapat sinar matahari secara penuh.

Lakukan Penyiraman dan Pemupukan

Pada awal pertumbuhan tanaman sebaiknya lakukan penyiraman setiap hari. Namun di dalam tanah atau media tanam tidak boleh terlalu basah atau terlalu becek, dan tergenang dengan banyak air. Hal itu bisa membuat akarnya membusuk. Tanaman pun bisa layu kemudian mati.

Setelah tanaman mulai tumbuh proses penyiraman dilakukan setiap 2-3 hari sekali saja. Bisa juga disesuaikan dengan cuaca saat itu dan kondisi media tanam pada tanaman daun bawang tersebut. Pukul 09.00 pagi dan pukul 17.00 sore hari adalah waktu penyiraman yang paling baik pada tanaman yang satu ini.

Cara penanaman daun bawang dengan cara organik bisa dengan menggunakan pupuk kandang/kompos di minggu ke 4. Gunakan satu kepalan tangan saja pada setiap wadah, dan ulang kembali pemupukan di minggu ke 8. Tabur pupuk di sekitar pangkal batang tanaman.

Sedangkan cara penanaman daun bawang non organik bisa dengan memberikan pupuk ZA/urea di minggu ke 3 dan ke 6. Jumlah pupuk yang digunakannya adalah sekitar 5 gr per wadah. Larutkan pupuk ke dalam air lalu siram ke media tanam.

Tambahkan pupuk daun atau pupuk organik cair jika memang diperlukan. Semprot pada daun dengan merata dan dikocorkan pada tanah. Beri pupuk di hari ke 10 dan diulang setiap kali 10 hari sekali sampai kira-kira 3 sampai 4 kali.

Masa Panen Tanaman Daun Bawang

Setelah tanaman berumur 2,5 bulan setelah bibit ditanam biasanya tanaman daun bawang ini bisa mulai panen, atau kira-kira 5 bulan setelah persemaian bibit dilakukan. Ciri dari daun bawang yang siap panen adalah jumlah rumpunnya sudah mulai banyak, dan sebagian daunnya sudah berubah warna menjadi kuning.

Lakukan panen daun bawang ini di pagi serta sore hari. Tidak perlu menunggu sampai tanaman siap panen jika Anda menanamnya untuk kebutuhan harian. Bagi tanaman yang telah terlihat berumpun banyak bisa dipetik kapan saja. Sisa dari tanaman yang masih ada biarkan tumbuh kembali.

Produktivitas pertumbuhan tanaman daun bawang ini pada lahan yang luas dan terbuka, mampu menghasilkan sekitar 10-40 ton per hektar. Namun produktivitas itu tetap bergantung pada kualitas dari benih yang digunakan, kecocokan geografis tanaman itu dengan teknis dari budidaya tanaman itu sendiri.

Cara menanam daun bawang ini cukup mudah bukan? Anda bisa memilih sendiri mau menanam daun bawang organik atau non organik. Selama bibitnya cocok dan cara menanamnya juga baik, maka hasilnya pun akan sama baik.

One Reply to “Cara Menanam Daun Bawang”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *