Cara Menanam Tomat

3 min read

Cara Menanam Tomat

Tomat merupakan salah satu jenis tanaman yang mudah tumbuh, baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Bahkan tanaman tomat juga bisa tumbuh di daerah dataran sedang. Cara menanam tomat supaya hasil buahnya segar dan bagus tentu harus dilakukan dalam beberapa teknik. Tomat merupakan jenis tanaman musiman yang umurnya bisa mencapai 4 bulan.

Budidaya tomat ini mampu mengadaptasi beragam media. Banyak petani tomat yang memanfaatkan ladang, sawah atau pekarangan yang ada di rumahnya. Tapi, meski kamu tidak punya lahan yang luas tetap bisa budidaya tomat, karena dalam menanam tomat ini tidak membutuhkan lahan luas. Ada berbagai jenis metode yang dapat digunakan dalam menanam tomat, diantaranya bisa menggunakan polybag, pot atau bahkan tabulampot.

Ada banyak sekali petani yang membudidayakan tomat di Indonesia. Khususnya para petani konvensional yang memanfaatkan lahan sawahnya dalam menanam tomat tersebut. Sayangnya penanaman tomat dengan menggunakan polybag/tabulampot belum banyak. Berikut ini beberapa cara menanam tomat dengan hasil buah yang segar dan lebat :

Cara Memilih Benih Tomat

Cara Memilih Benih Tomat
Benih Tomat – Foto: flickr.com

Langkah pertama yang harus Anda lakukan dalam menanam tomat adalah memilih benihnya terlebih dahulu. Pilih tomat dengan teliti dan pilih juga jenis tomat yang kualitasnya tinggi supaya nanti tanaman tersebut bisa tumbuh dengan sempurna. Walaupun tomat mudah tumbuh di mana saja, tetapi penanamannya tetap harus memerhatikan karakteristik lokasi penanaman.

Dalam memilih benih tomat ini bisa dengan menggunakan biji atau bibit secara langsung. Jika Anda memilih penanaman dengan menggunakan benih biji maka pilihlah biji yang kualitasnya baik, serta tidak mudah terserang penyakit. Anda juga bisa menggunakan bibit tomat secara langsung, karena sudah banyak toko tanaman yang menjualnya.

Rendam benih tomat dengan segelas air sekitar 200 cc, dan rendama selama sejam penuh. Tujuannya adalah supaya tomat benih terhindar dari hama serta meminimalisir kerusakan. Kemudian campurkan dengan arang sekam serta pupuk kandang, setelah itu siram dengan larutan  GDM Black BOS.

Supaya benih mendapat unsur hara maka media persemaian harus disiram dengan larutan tersebut. Jika nutrisinya tercukupi, proses pembibitan pun bisa berjalan dengan baik. Tomat yang dihasilkan pun akan lebih baik dan segar.

Menyemai Bibit Tomat

Cara Menyemai Bibit Tomat
Cara Menyemai Bibit Tomat – Foto: Pikist

Semai bibit tomat terlebih dahulu di lahan yang luas. Tujuan persemaian ini adalah supaya batang dan daunnya kuat dan kokoh. Gunakan media terpisah untuk proses penyemaian ini, dengan penanaman secara masal. Pilih bedengan untuk persemaian dan lakukan pencabutan tomat dengan hati-hati. Proses penyemaian biasanya terjadi dalam 30-40 hari.

Lakukan penyemaian bibit dengan dua cara. Tahap yang pertama yaitu dengan melakukan mencabutan, setelah itu siram benih dengan air. Langkah ini dilakukan untuk melunakkan media yang akan digunakan dalam menanam bibit tomat tersebut. Supaya akarnya juga tak mudah lepas. Tahap berikutnya adalah dengan melakukan pemutaran.

Biasanya para petani tomat akan menggunakan teknik putar, yaitu dengan mengambil tanaman tomat memakai media tanah yang ada di sekitarnya.

Pengolahan Tanah pada Tanaman Tomat

Salah satu tujuan dari proses pengolahan tanah saat penanaman tomat ini adalah supaya tanah menjadi subur. Subur dari segi biologi, fisik ataupun kimia. Tujuan lainnya yaitu supaya membunuh gulma, yaitu jenis benalu yang bisa merusak tanaman. Pengelolaan pada tanah ini biasanya dilakukan oleh petani dengan cara mencangkul tanah dengan kedalaman 15 cm.

Ukuran itu sesuai dengan standarnya, dan akan membuat tanah menjadi gembur dan juga mampu membasmi pathogen tanah. Jika pengolahan tanah sudah selesai dilakukan, maka kini saatnya untuk menaburkan pupuk kandang sekitar 15 ton per 1 hektar tanah. Atau sesuaikan dengan ukuran dan luas lahan tanah itu sendiri.

Selain itu Anda juga bisa menambahkan 100 gr NPK pada bedengan apabila tanah terasa asam. Kapur pertanian dan juga dolomit bisa menjadi solusi yang tepat supaya tanah tidak asam.

Penanaman Tomat dengan Kualitas Tinggi

Tahap penanaman tomat bisa dilakukan pada saat usia tanaman berusia seminggu dengan pertumbuhan sekitar 15 cm. Bibitnya siap dipindahkan dan ditanam di lahan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Jangan lupa lakukan kocor pada POC GDM jika penanaman sudah selesai dilakukan, supaya bibitnya tidak stres dan pertumbuhannya sempurna.

Lakukan penanaman tomat ini di sore hari, supaya bibit yang nanti ditanam tidak menjadi layu. Kemudian pasang ajir dengan perkiraan jaraknya sekitar 10-15 cm dari bagian batang tanaman. Supaya bagian akarnya tidak rusak dan tetap kokoh.

Proses Pemupukan

Langkah terakhir dalam penanaman tomat adalah dengan melakukan pemupukan. Ada dua jenis pemumpukan pada penanaman tomat ini, yaitu budidaya tomat non organik dan organik. Lakukan penyemprotan pada pupuk organik cair jika yang digunakan adalah budidaya organik. Terdapat kandungan kalium yang cukup tinggi di dalamnya.

Lakukan pemupukan tersebut pada saat tanaman sudah mulai berbuah. Encerkan pupuk organik cair tadi supaya proses pemupukan bisa dilakukan dengan mudah. Supaya hasilnya bagus, gunakan 1 lt pupuk dan campurkan dengan 100 lt air. Tidak boleh melebihi batas kewajaran penggunaan pupuk organik cair, misalnya lebih dari 2%.

Anda juga bisa menambahkan pupuk tambahan untuk benih tomat ini yaitu pupuk kompos yang diambil dari kotoran hewan. Gunakan pupuk tambahan setelah benih berusia 2 minggu dan gunakan segenggam tangan saja.

Pemupukan pada budidaya tomat non organik bisa dilakukan ketika usia benih sudah 1 minggu. Beri pupuk urea dan KCL sebanyak 2 gr per tanaman saja, atau bisa juga sesuai dengan usia dari tanaman itu sendiri. Berikan pupuk urea hanya pada area di sekitar tanaman dan jangan sampai terkena tanaman. Jika terkena tanaman, maka tanamannya bisa rusak bahkan mati.

Maka lakukan pemberian jarak antara tanaman tomat tersebut sekitar 5 cm saja.

Tomat Siap Panen

Panen Tomat
Panen Tomat – Foto: Pixabay

Budidaya pada tanaman tomat ini telah menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan, sehingga budidaya tanaman ini mampu menambah perekonomian para petani tomat pada umumnya. Setiap panen tomat yang terjadi juga mampu menembus pasar internasional karena hasilnya sangat bagus.

Salah satu hal yang perlu Anda ketahui adalah ciri tomat yang sudah siap panen. Biasanya tomat yang sudah siap panen usianya mencapai 9-100 HST. Ciri dari buah tomat yang sudah siap panen adalah kulit buahnya berwarna hijau kekuningan.

Pada bagian tepi daunnya sudah dalam keadaan mengering, dan bagian batangnya sudah menguning. Teknik pemetikan tomat bisa dilakukan dengan cara memutar buahnya dengan sangat hati-hati hingga buah terlepas dari tangkainya.

Cara menanam tomat yang telah diuraikan di atas adalah cara penanaman yang menggunakan lahan luas. Namun bagi Anda yang memiliki lahan sempit, tentu masih bisa menanam tomat dengan cara menggunakan polybag atau pot. Cara penanamannya kurang lebih sama, hanya saja proses pemindahan bibit ke media tanam yaitu pot/polybag harus dilakukan dengan hati-hati.

One Reply to “Cara Menanam Tomat”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *